Senin, 14 Februari 2011

COKLAT itu Sama Dengan CINTa

COKLAT itu Sama Dengan CINTa

Di dunia ini semenjak kita lahir sudah merasakan yang namanya cinta. Dicintai Tuhan, orangtua, pasangan, dan teman.. betul??
Saat umur kita sudah bertambah, pasti tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini, “cokelat”!
Sewaktu lagi sendirian di rumah, saya membeli cokelat di market depan rumah dan mencoba untuk menikmati cokelat itu. Tiba-tiba terlintas dipikiran saya, “ternyata cokelat dengan cinta itu berkaitan loh!”





Mau bukti..? ini kalau menurutku..
* sewaktu cuaca lagi dingin nih, makan atau minum cokelat yang hangat kan enak tuh. Jadi cokelat dan cinta itu sama-sama menghangatkan. Apalagi waktu hujan. Pasti cari yang hangat-hangat.. Hehe..
* pas lagi makan cokelat itu kita harus sabar menunggu lumerannya mengalir dilidah. Dalam menghadapi cinta juga gitu. Biar sekeras apapun, dia pasti akan meleleh juga.
* cokelat sama cinta itu sifatnya lengket, bikin 2 orang yang ngerasainnya nggak pengen jauh-jauh.
* rasa cokelat itu tahan lama dimulut, bahkan untuk ngilanginnya kita harus minum dulu. Cokelat juga bisa tahan lama, apalagi kalau ditaruh di kulkas. Kata orang cinta itu abadi dan tahan lama, tapi kalau nggak dijaga baik-baik yah bisa habis / basi juga.. :-D
* buat yang suka makan cokelat, sewaktu mendengar kata “cokelat” hal pertama di otak kita pasti manis dan mahal. Cinta juga sangat manis dan berharga, jadi tetap harus dijaga.
Hmm.. pantesan kalau saya makan cokelat yang tidak kadaluarsa rasanya tuh damai gitu di dalam jiwa.. haha.. sama sperti saya kalau lagi jatuh cinta.. rasanya tuh juga damai gitu di dalam jiwa.. ^^
Dan semisal saya makan cokelat yang sudah kadaluarsa, busuk (naudzubillah), hal pertama yang saya lakukan adalah memuntahkannya dan membuangnya ke sampah.. sama seperti jika cinta saya sudah basi, busuk, tidak layak untuk dicintai lagi, hal pertama yang saya lakukan adalah membuangnya jauh-jauh dari pikiran saya.. hhohoho.. ^o^

0 komentar:

Posting Komentar